PULL UP MUDAH BAGI PRIA TETAPI SULIT BAGI WANITA

Posted by ferisulianta on 4:24 AM


Didapati berita yang menyatakan bahwa banyak para marinir perempuan di kamp militer tidak bisa menyelesaikan meski hanya tiga pull-up saja, yang kemudian aturan diubah untuk diterapkan pada seleksi marinir wanita, hanya tidak masalah untuk marinir pria yang pada dasarnya aturan demikian sudah diterapkan sejak lama.

Associated Press menegaskan bahwa Korps Marinir akan menunda pelaksanaan standar baru pada tentara wanita untuk  melakukan setidaknya tiga pull up pada tes kebugaran tahunan  (sama dengan persyaratan untuk pria). Persyaratan untuk perempuan seharusnya berlaku tahun ini, tetapi ditunda setelah tes menunjukkan bahwa 55 persen dari perempuan yang direkrut di Carolina Selatan tidak bisa menyelesaikan tugas fisik demikian.

Lalu fakta sebenarnya terkuak bahwa: pull-up lebih sulit dilakukan oleh wanita dibandingkan   laki-laki. Hal ini dikarenakan wanita memiliki massa otot lebih sedikit di area tubuh bagian  atas, kata Tim Hewett , direktur riset di departemen kedokteran olahraga di Ohio State University Wexner Medical Center. Temuan medis menyatakan, hasil pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI)  menunjukkan bahwa wanita memiliki sekitar 40 persen lebih sedikit massa tubuh bagian atas daripada laki-laki. Ini berarti bahwa, secara umum  kekuatan tubuh bagian atas alami wanita hanya sekitar 50 sampai 60 persen dari  pria.

Jadi tampaknya prinsip kesetaraan antara pria dan wanita dalam militer bukan memaksudkan setara dalam kekuatan, secara faktanya, keduanya mendapati beban persyaratan yang tidak setara. Sudah hukum alam bahwa laki-laki lebih kuat dibandingkan wanita. Hal ini memperlihatkan bahwa  ketahanan dan kekuatan fisik ini tidak ada hubungannya dengan konstruksi sosial.